Tim ke Simeulue terdiri 8 orang dari BNPB, PU, Kemkes, Kemsos, Basarnas yang langsung diketuai Kepala BNPB berangkat dari Halim Perdanakusumah. Tim kedua ke Padang diketuai Deputi Penanganan Darurat BNPB sedangkan Tim 3 ke Bengkulu diketuai Direktur Tanggap Darurat BNPB.
"Tugas utama tim adalah melakukan damage assessment dan kebutuhan untuk penanganan darurat," ujar Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, dalam siaran pers yang diterima detikcom, Kamis (12/4/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Laporan sementara 4 orang luka ringan di Simeulue dan 1 jembatan putus di Aceh Besar. Listrik di Aceh dan Simeulue telah nyala kembali," imbuhnya.
Menurut BNPB, gempa bumi 8,5 SR yang terjadi pada hari ini Rabu (11/4) pada pukul 15:38:33 WIB di 346 km barat daya Simeulue Aceh telah diikuti gempa susulan sebanyak 16 kali. Gempa pertama dengan 8,5 SR yang diikuti 5 kali gempa. Sedangkan gempa 8,1 SR pada pukul 17:43:06 WIB di 483 km barat daya Simeulue telah diikuti 11 kali gempa.
"Dengan gempa bumi tersebut BMKG telah mengeluarkan peringatan dini tsunami. Bukan hanya BMKG, PTWC (Pacific Tsunami Warning System) pun di Hawaii juga mengeluarkan tsunami travel times. Potensi tsunami juga berlaku bagi Malaysia, India, Srilanka, Myanmar dan lain-lainnya," tandas Sutopo.
(riz/van)











































