"Air di Pelabuhan Lahewa tidak surut sejak siang sampai malam ini. Mulai pukul tujuh malam tadi, warga yang sempat mengungsi ke kawasan tinggi berjarak 600 meter sampai 1 kilometer dari rumahnya, telah kembali ke rumah," ujar Camat Lahewa, Nias, Kornelis Jaluchu, kepada wartawan melalui telepon, Rabu (11/4/2012).
Menurut Kornelis, gempa yang dirasakan warganya itu sama sekali tidak menyebabkan tsunami. Salah satu indikasi akan terjadi tsunami yaitu surutnya air laut juga tidak terjadi di wilayahnya. Menurutnya, warganya kebanyakan masih merasa trauma akibat, pengalaman pada tahun 2005 dimana wilayah Lahewa diterjang tsunami dengan ketinggian mencapai 1 meter lebih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk mengamati keadaan air, kalau terjadi surut mereka akan memberitahukan kepada warga segera mengungsi," kata Kornelis sembari menyatakan tidak ada korban maupun kerusakan di wilayahnya akibat gempa sore tadi.
(rul/riz)











































