Peristiwa naas itu bermula setelah sang ayah CM Batubara mendatangi rumah tempat tinggal Karina bersama ibundanya, Sri Wahyuni. Pasangan suami-istri tesebut memang sudah tinggal di rumah yang terpisah semenjak 4 bulan yang lalu. Kedatangan sang ayah karena ia ingin mengambil adik korban yang masih berusia dua tahun.
Rencana ini ditentang oleh keluarga istrinya, karena menganggap selama ini sang suami kerap bertindak kasar tanpa alasan yang jelas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertengkaran hebat itu ternyata membuat Batubara berbuat nekat, ia menyiramkan bensin ke dinding rumah lalu mebakarnya. Hal ini menyebabkan rumah tersebut terbakar. Karina yang sedang terlelap tidur di kamar, ikut terbakar. Wajah, dada dan tangan korban melepuh. Bocah itu lantas dilarikan ke RSU Imelda dan hingga kini dirawat di lantai lima rumah sakit tersebut
Terkait masalah ini, kasusnya sudah dilaporkan ke polisi, dan Batubara hingga kini masih berstatus buronan. Anggota kepolisian dari Polsekta Medan Timur masih terus memburu pelaku kejahatan.
(rul/riz)











































