PM Goh Chok Tong Resmi Mengundurkan Diri
Selasa, 10 Agu 2004 14:40 WIB
Jakarta - Setelah berkuasa hampir 14 tahun lamanya, Perdana Menteri (PM) Singapura Goh Chok Tong hari ini resmi mengajukan pengunduran dirinya. Ini membuka jalan bagi deputinya, Lee Hsien Loong untuk mengambil alih kekuasaan dan menjadi PM ketiga sepanjang sejarah negeri Singa.Goh (63) akan tetap berada di kabinet sebagai menteri senior saat pemerintahan baru Singapura dilantik pada Kamis (12/8/2004) lusa. Ini guna meneruskan tradisi yang dimulai pendahulunya, mantan PM Lee Kuan Yew, yang tak lain adalah ayah dari Lee Hsien Loong.Goh telah menyampaikan surat pengunduran dirinya ke Presiden Singapura, S. R. Nathan. Dalam surat penerimaan atas pengunduran diri Goh, Presiden Nathan menyatakan: "Saya ingatkan bahwa Mr. Lee Hsien Loong berniat menunjuk Anda sebagai menteri senior. ""Ini tentu akan membuat dia dan menteri-menterinya memanfaatkan saran Anda yang diambil dari pengalaman panjang Anda, seiring dimulainya babak baru sejarah Singapura," tukas Nathan dalam surat resminya seperti diberitakan AFP, Selasa (10/8/2004).Dalam sistem politik Singapura, menteri senior tidak memegang jabatan apapun di kementerian. Namun ia merupakan orang kedua setelah PM secara protokoler, melebihi dua deputi PM. Seorang menteri senior dipandang sebagai penasihat berpengaruh bagi PM serta perwakilan Singapura. Sebuah peran yang akan cocok dengan Goh, yang telah menyatakan bahwa setelah mundur dirinya ingin berkonsentrasi pada urusan luar negeri."Saya yakin akan Hsien Loong dan timnya," kata Goh dalam konferensi pers, Senin (9/8/2004) kemarin seraya mengajak masyarakat Singapura mendukung PM baru yang dipilihnya itu. "Mereka siap membawa bangsa kita ke level baru. Namun mereka tidak bisa melakukan ini sendiri. Mereka akan membutuhkan dukungan penuh kalian dan partisipasi aktif untuk membawa Singapura terbang lebih tinggi," tandas Goh.
(ita/)











































