Sidak Tahanan, Karutan Batam Temukan 8 Sabu dan 13 HP

Sidak Tahanan, Karutan Batam Temukan 8 Sabu dan 13 HP

Rachmadin Ismail - detikNews
Rabu, 11 Apr 2012 18:25 WIB
Keppri - Rutan Batam, Kepulauan Riau, mempunyai program rutin inspeksi mendadak (sidak) terhadap para napi dan tahanannya. Dalam sidak terakhir pada 24 Maret lalu ditemukan 8 paket sabu dan belasan ponsel.

Karutan Batam, Agung, menjelaskan, sidak itu digelar karena ada informasi soal tahanan yang menyimpan narkoba. Dari hasil pemeriksaan, diketahui barang haram itu bisa masuk melalui tamu yang besuk.

"Diperoleh 8 paket sabu dan 13 HP. Sekarang pelakunya sedang diproses polisi," kata Agung, saat ditemui di kantornya di Batam, Kepri, Rabu (11/4/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ditambahkan Agung, sabu itu bisa lolos dari pengawasan petugas karena disusupkan dengan cara cukup rapih. Para tamu besuk menyelipkan serbuk memabukkan itu ke dalam lapisan tissue.

"Jadi dimasukkan ke dalam tissue lalu bungkusnya dipress lagi. Jadi seperti masih baru. Padahal itu sudah diperiksa petugas," jelas Agung.

Selain melakukan sidak terhadap tahanan, Agung juga terus mengawasi anak buahnya yang bertugas di Rutan. Hasilnya, pada tahun 2011 ada dua pegawai yang diberi sanksi dan diproses hukum karena kedapatan menyimpan alat hisap sabu di dalam loker mereka.

"Sipir itu tidak terlibat langsung, tapi hanya menyimpan bong. Setelah dia di luar ketangkep polisi karena menjadi kurir (narkoba)," terangnya.

Kini, Rutan Batam terus memantau peredaran narkoba yang dilakukan oleh tahanan atau napi. Pengawasan ketat siap dilakukan meski di dalam rutan terjadi kelebihan kapasitas dan keterbatasan anggaran.

"Di sini ada 429 tahanan, sementara kapasitasnya 250 orang," imbuhnya.

(mad/mok)


Berita Terkait