"Kita tetap fokus mengamankan kotak suara termasuk dalam perjalanan dari kecamatan ke kabupaten. Kita amankan hingga ke kantor Komisi Independen Pemantauan Pemilu," kata Kapolres Aceh Singkil AKBP Bambang Syafrianto saat dihubungi detikcom, Rabu (11/4/2012).
Bambang mengatakan pengamanan tidak cuma terhadap kotak suara. Rumah-rumah warga yang ditinggal pergi menuju lokasi yang lebih tinggi juga dijaga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bambang menceritakan saat gempa terjadi, pihaknya sempat mengeluarkan tahanan di Polres Aceh Singkil. Setelah gempa berhenti, tahanan-tahanan tersebut dimasukkan kembali ke sel mereka.
"Tadi kita keluarkan ke luar Polres. Karena memang kan gempanya cukup kuat. Setelah itu sudah kembali ke sel. Sampai saat ini masih siaga," jelasnya.
(gus/ndr)










































