3 in 1 Sore akan Diundur
Selasa, 10 Agu 2004 13:41 WIB
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso mengakomidir permintaan para pedagang Glodok untuk mengundur waktu Kawasan Pembatasan Penumpang (KPP) 3 in 1 pada sore hari. Perubahan ini akan dilakukan secepatnya."Mereka ingin diundur setengah jam pada waktu sore hari. Tentu itu sangat mungkin akan saya akomodir. Tapi kita perlu waktu," katanya Sutiyoso di Balaikota DKI Jakarta, Jl.Medan Merdeka Barat, Jakpus, Selasa (10/8/2004).Waktu berlaku 3 in 1 saat ini adalah pukul 07.00 hingga 10.00 WIB dan pada sore hari 16.00-19.00 WIB. Jika waktu sore diundur setengah jam, maka 3 in 1 akan dimulai pukul 16.30 WIB. KPP 3 in 1 meliputi rute Jl.Sisingamangaraja hingga Stasiun Kota.Selama 3 in 1 berlaku, pedagang di Glodok mengaku omzetnya anjlok hingga 50%. PAra pembeli tidak bisa nyaman berbelanja karena buru-buru mengejar waktu agar tidak keduluan pemberlakuan 3 in 1.Sutiyoso menambahkan, perubahan waktu 3 in 1 itu harus dikoordinasikan lebih dahulu dengan Polda Metro Jaya, khususnya Direktorat Lalu Lintas. "Dalam beberapa hari ini, kita perlu mengendapkan dulu karena belum bicara dengan Polda. Kita harus ajak dia bicara. Misalnya bagaimana mengatasi joki, dsb," kata Sutiyoso.Jadi mulai kapan diubah? "Ya secepatnya. Bisa saja minggu ini," tegasnya.Ditanya tentang alternatif road pricing (membayar seperti jalan tol bila lewat Blok M-Kota), Sutiyoso menganggap hal itu mungkin saja diberlakukan."Alternatif itu ada, tapi kita kan tahu bagaimana reaksi masyarakat jika disuruh bayar. Semua kita perhitungkan. Barangkali nanti kalau sudah banyak koridor-koridor (busway) yang lain, kita akan evaluasi kembali," jawab gubernur yang terpilih untuk kedua kalinya itu.Namun demikian, Sutyoso menegaskan pemberlakuan 3 in 1 tidak akan dicabut. "Kalau dilepaskan, wah itu malapetaka. Kerugiannya luar biasa dan macet total. Diatur itu kan untuk kenyamanan bersama dan itu sudah merupakan kajian ilmiah," demikian Sutiyoso.
(nrl/)











































