"Setelah sadar pasti dia akan menyesal. Ya pasti sedihlah. Manusiawi pasti sedih dan menangis kehilangan seorang anak," kata Kapolsek Bantar Gebang, Kompol Gunawan, saat dihubungi detikcom, Rabu (11/4/2012).
Gunawan mengatakan alasan Armin membunuh karena depresi ditinggal istri. Meski begitu, polisi tetap memprosesnya secara hukum. Dari hasil visum diketahui anak tersebut meninggal karena luka yang menganga akibat gorokan pisau dapur yang dilakukan Armin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Armin membunuh anaknya pada Selasa (10/4) sore kemarin. Di leher sang anak ditemukan luka sayat cukup dalam dengan panjang sekitar 15 cm. Barang bukti yang diamankan adalah pisau dapur, sarung dan baju dengan bercak darah. Jenazah Feri telah dibawa ke RS Polri Kramatjati untuk diautopsi.
(gus/)











































