Menlu: Dana Pemulangan TKI Ilegal Sangat Terbatas
Selasa, 10 Agu 2004 13:33 WIB
Padang - Indonesia berharap biaya pemulangan TKI ilegal dari Malaysia tidak terlalu besar. Pasalnya, anggaran yang dimiliki Indonesia untuk hal tersebut terbatas.Hal tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri, Hassan Wirajuda, kepada wartawan usai mengikuti sebuah seminar mengenai buruh migran di UniversitasBung Hatta, Jl. Ulak Karang, Padang, Sumatera Barat, Selasa (10/8/2004)."Sejauh ini soal biaya belum dibicarakan secara spesifik oleh RI dan Malaysia. Berdasarkan pengalaman sebelumnya ada sharing cost antara RI dan negara yang bersangkutan. Mudah-mudahan biaya yang dibebankan kepada kita tidak terlalu mahal, karena anggaran kita terbatas," kata Hassan.Hassan menambahkan, masalah TKI ini harus ditangani dengan baik oleh kedua negara. Jika tidak, sambung Hassan, bisa mengganggu hubungan bilateral RI-Malaysia yang selama ini berjalan dengan baik."RI dan Malaysia menyepakati, pemulangan tidak akan dilakukan selama proses pemilu berlangsung. Para TKI itu akan dipulangkan mulai Oktober secara bertahap dan bermartabat. Kita juga meminta agar mereka dipulangkan langsung ke daerah asal, sehingga tidak menuimbulkan beban transit," tutur Hassan.
(djo/)











































