"Nggak akan mengganggu jadwal," ujar Humas PT KAI Daerah Operasi I, Mateta
Rizalulhaq, kepada detikcom, Rabu (11/4/2012).
Menurut Mateta, pihaknya hanya mendapat informasi secara lisan dari pihak
Kedutaan Besar Amerika Serikat atas rencana Marciel menumpang commuter line. Mateta belum mendapat surat resmi atas rencana tersebut.
Berdasarkan informasi itu, lanjut Mateta, kemungkinan Marciel akan berangkat
dari Stasiun Gambir. Namun Mateta tidak mengetahui waktunya.
"Saya belum bisa memastikan, karena kan butuh pengamanan. Pengamanan kan dari polisi. Kalau dari kita standar saja. Kalau diumumkan pukul 10.00 WIB, bisa saja berangkatnya pukul 08.00 WIB," kata Mateta.
Mateta juga belum mendapat surat resmi apakah Marciel akan berangkat dengan
kereta khusus atau tidak. Namun pihaknya akan mempersiapkannya.
"Saya belum dapat suratnya apa dia sebagai penumpang umum atau bagaimana. Apa rombongan akan memakai satu gerbong saja atau bagaimana. Ini belum fix," ucap Mateta.
Indar Juniardi, Senior Information Specialist-Public Affairs Section Kedubes AS, mengatakan, Marciel direncanakan akan mengunjungi Pondok Pesantren An Nur, di Jl Raya Raya KH Mocthar Tabrani, Kaliabang, Bekasi Utara, Kota Bekasi, Kamis (12/4) besok. Di sana, Marciel akan memberikan pidato dan dialog dengan para santri.
(nwy/vit)











































