"Golkar pecah dengan siapa? Siapa yang berebutan (jadi capres)? Tidak ada itu, kami masih solid mendukung Ical," kata Fadel kepada detikcom, Selasa (10/4/2012) malam.
Menurut Fadel pernyataan Ruhut hanya sekadar ingin mengganggu soliditas internal Golkar. "Jangan lupa dia (Ruhut) mau buat GOlkar pecah seperti Demokrat. Sorry ya," tuturnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu hasil survei juga menunjukkan Ical menempati posisi teratas. "Kader kita yang rating tinggi dari hasil survei sementara Pak Aburizal paling tinggi. Jadi dia yang harus didukung," kata bekas Menteri Kelautan dan Perikanan ini.
Kemarin (10/4) Ruhut menyebut langkah Ical menjadi capres akan terganjal degan elite Golkar yang juga berniat maju di Pilpres 2014
"Itu yang aku bilang, saya nggak pernah perhitungkan pencapresan Ical dan Golkar tahun 2014. Di Golkar banyak orang pintar. Jadi sebelum pilpres kan pileg kan sudah pengkubu-kubuan diam-diam. Karena yang mau jadi presiden ada Ical, Akbar Tandjung, JK, Agung Laksono, Fadel Muhammad, itu yang kelihatan. Bayangkan gimana pecah kongsinya nanti," sebutnya.
(fdn/rvk)











































