Saan: Pidato SBY untuk Solidkan Kader Demokrat

Saan: Pidato SBY untuk Solidkan Kader Demokrat

- detikNews
Selasa, 10 Apr 2012 22:57 WIB
Jakarta - Pidato Susilo Bambang Yudhoyono dalam rapat di kantor Demokrat bocor ke publik. Dalam pidatonya SBY berkeluh kesah soal ulah partai koalisi termasuk memaparkan proses keputusan politik atas RUU APBN Perubahan 2012 terkait harga BBM bersubsidi.

Wakil Sekjen Partai Demokrat Saan Mustopa mengatakan pidato SBY hanya dimaksudkan sebagai arahan untuk menyolidkan kader partai. "Jadi intinya memberikan pengarahan supaya kader solid, lebih kerja keras di DPR dan bisa membangun DPR lebih solid," tutur Saan kepada wartawan di Kompleks Widya Chandra, Jakarta, Selasa (10/4/2012) malam.

Namun, Saan mengelak bila pidato SBY menyinggung masalah upaya penggulingan pemerintah. "Enggak ada itu, itu cuma pengarahan internal," kata Saan bergegas mengikuti rapat setgab membahas RUU Pemilu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam pidatonya, SBY menegaskan materi opsi kedua yakni penambahan ayat 6 A dalam Pasal 7 RUU APBNP 2012 merupakan idenya, bukan ide Golkar. Dalam ayat tambahan itu, pemerintah diberikan kewenangan menyesuaikan harga BBM bersubsidi jika harga minyak mentah Indonesia (ICP) di atas 15 persen dari asumsi ICP pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2012 yakni USD 105 per barel.

"Jadi itu bukan ide Golkar, dan kami bermain 15 persen, meskipun saya tahu Demokrat masih patuh pada banggar, jadi 15 persen bukan monopoli dan ide Golkar," tegas SBY.

SBY juga menyebut penolakan kenaikan harga BBM tak lebih dari upaya untuk menjatuhkan pemerintahannya. "Yang tidak setuju kenaikan BBM, bukan untuk rakyat, tapi supaya SBY dan pemerintahannya jatuh," ucapnya.

(rvk/fdn)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads