"Jadi Bapak itu maunya boleh saja semua politik demokrasi dikedepankan tapi tetap komitmen etika. Jangan bohong," jelas Ruhut saat dikonfirmasi soal pidato itu, Selasa (10/4/2012) malam.
Dalam pidato itu SBY sempat mengungkapkan adanya lika-liku lobi-lobi jelang voting soal BBM di DPR. Pengalaman itu dibagi SBY ke kader PD, guna membangun kebersamaan di antara mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ruhut enggan berkomentar soal isi pidato SBY yang cukup menohok lawan-lawan politik. Pastinya, kata Ruhut, apa yang disampaikan SBY itu membuat kader PD bangga.
"Bapak langsung bicara sendiri kepada kader PD. Jadi semua tepuk tangan, semua bangga," jelas Ruhut.
(ndr/asy)











































