Sindir-menyindir di dunia politik sah-sah saja. Saat berpidato di depan pengurus teras DPP Partai Demokrat (PD) 1 April 2012 lalu, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang merupakan ketua dewan pembina PD juga menyindir parpol lain. Tapi sindiran SBY di internal PD itu berpotensi bikin gaduh, karena bocor ke publik.
Pidato SBY yang bocor ke publik itu dalam bentuk rekaman berdurasi 28 menit 57 detik. Tidak diketahui siapa yang pertama kali membocorkan pidato SBY tersebut. Yang jelas, forum itu merupakan forum internal DPP PD.
Di rekaman yang beredar di kalangan wartawan sejak Selasa (10/4/2012) siang itu, suara SBY terdengar begitu jelas. SBY juga menyampaikan pidatonya dengan gaya khasnya: intonasi jelas, tutur bahasa yang teratur, tidak meledak-ledak, disertai sedikit humor, dan juga diiringi dengan selipan istilah bahasa Inggris.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
SBY menceritakan bagaimana dirinya memantau perkembangan politik dari detik ke detik selama dua hari itu. Singkat kata, SBY menyinggung tentang PKS dan Partai Golkar yang merupakan bagian dari koalisi pendukung pemerintahan SBY-Boediono. SBY sudah memahami sikap PKS yang sudah seperti biasa berbeda pandangan dengan koalisi. SBY juga menceritakan bahwa sikap Golkar juga terus berubah-ubah menjelang sidang paripurna.
Pada kesempatan itu, SBY juga menyinggung tentang parpol lain, meski dia tidak menyebut dengan jelas nama parpol itu. SBY menyebut ada parpol yang ketua umumnya pernah menjadi presiden yang saat ini menolak kenaikan harga BBM, padahal dulu di era pemerintahan partainya juga menaikkan harga BBM.
Dalam pidatonya, SBY terlihat jelas ingin memotivasi para politisi PD pasca sidang paripurna. "Saya akan ceritakan apa adanya. Saya yakin dengan cerita ini, Anda akan semakin bangga terhadap Partai Demokrat," kata SBY di awal pidatonya.Β
(asy/nrl)










































