"Itu yang aku bilang, saya nggak pernah perhitungkan pencapresan Ical dan Golkar tahun 2014. Di Golkar banyak orang pintar. Jadi sebelum pilpres kan pileg kan sudah pengkubu-kubuan diam-diam. Karena yang mau jadi presiden ada Ical, Akbar Tandjung, JK, Agung Laksono, Fadel Muhammad, itu yang kelihatan. Bayangkan gimana pecah kongsinya nanti," kata Ruhut kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (10/4/2012).
Ruhut menilai Golkar tidak akan solid dalam pemenangan pemilu mendatang. Baik di tingkat pilkada maupun pileg.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lain halnya dengan Demokrat, menurut Ruhut, lebih rapih. Tidak ada yang berebut posisi capres.
"Di Demokrat SBY bilang A yang dilaksanakan A. Karena mereka tidak ada tokoh, semua elit mereka merasa lebih," tandasnya.
(van/mok)











































