JPO Blok M Disulap Jadi 'Mal Mini', Penyeberang Jalan Terganggu

JPO Blok M Disulap Jadi 'Mal Mini', Penyeberang Jalan Terganggu

Ray Jordan - detikNews
Selasa, 10 Apr 2012 15:37 WIB
JPO Blok M Disulap Jadi Mal Mini, Penyeberang Jalan Terganggu
Jakarta -

Belasan pedagang menggelar lapak di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Blok M bagaikan 'mal mini'. Ada kaos, stiker, asesoris dan makanan. Penyeberang jalan merasa terganggu.

Pengamatan detikcom, Selasa (10/4/2012), sedikitnya 15 lapak digelar di sepanjang jembatan yang terletak depan Plasa Blok M itu. Dagangannya sangat bervariasi mulai dari asesoris, stiker, kaos, topi, aneka pisau.

Lapang pedagang memakan separo jalan jembatan. Jembatan itu menjadi sempit untuk dilalui. Penyeberang jalan kadang antre berbaris untuk melintas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Suara pedagang nyaring menjajakan dagangan untuk menarik pembeli. Beberapa penyeberang jalan kadangkala berhenti sejenak untuk melihat-lihat aneka dagangan dan membelinya.
 
"Jalanan menjadi sempit, mengganggu banget. Saya berharap ke depan ditertibkan saja, hargai juga pejalan kaki yang menggunakan jembatan penyeberangan," protes penyeberang jalan, Dedi.

Keluhan yang sama dilontarkan pengguna JPO lainnya, Andri. "Ganggu sih, cuma saya sudah biasa dan sering lewat sini. Jalannya agak sempit tetapi ramai. Kalau bisa dikosongin ya dikosongin, biar tertib saja," ujar Andri.

Seorang pedagang, Yono, mengaku telah lama berjualan di JPO Blok M. "Habis mau dagang di mana lagi, di sini ramai. Kalau ditertibkan pernah, ya kita kosongin. Tetapi nanti balik lagi," ujar Yono.

Menurut dia, JPO Blok M kini aman. "Dulu memang banyak copet tetapi sekarang tidak ada lagi. Pedagang juga menjadi rapi," imbuh Yono yang berjualan stiker ini.

Nah, bagi penyeberang yang lapar saat turun jembatan sudah disambut aneka pedagang makanan, seperti 'food court'. Makanan yang ditawarkan juga menarik lidah untuk bergoyang. Ada bakso, ketoprak, gorengan dan minuman segar.

(aan/mad)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini