Terancam PHK, Ratusan Pekerja Swalayan Ngadu ke DPRD Denpasar

Terancam PHK, Ratusan Pekerja Swalayan Ngadu ke DPRD Denpasar

Gede Suardana - detikNews
Selasa, 10 Apr 2012 12:28 WIB
Jakarta - Ratusan pekerja swalayan mengadukan nasibnya ke DPRD Denpasar karena terancam di PHK. Perusahaan tempat mereka bekerja, tak lagi melanjutkan bisnisnya.

Pekerja Tiara Grosir itu mendatangi gedung DPRD Denpasar, Jl Melati Denpasar, Selasa (10/4/2012) siang. Menurut mereka, sebanyak 758 karyawan bakal kehilangan pekerjaannya jika perusahaan tersebut tutup.

Berdasarkan informasi yang diterima, Hak Guna Bangunan (HGB) Tiara Grosir tidak diperpanjang oleh Pemkot Denpasar karena masa kontrak selama 20 tahun sudah habis. Untuk itulah, swalayan di Jalan Cokroaminoto Denpasar itu harus tutup dan diberi waktu setahun untuk berkemas kemas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tidak terima dengan itu, ratusan pekerja kemudian menuntut agar DPRD Denpasar memperjuangkan nasib mereka.

"Kami pegang teguh janji pak wakil rakyat untuk memperjuangkan nasib kami untuk tetap bekerja," kata Ketua SPSI Tiara Grosir Fransiskus Nanang, di sela-sela pertemuan dengan DPRD Denpasar, Selasa (10/4/2012).

Dalam aksinya, para pekerja mendapat pengawalan ketat dari kepolisian. Mereka kemudian dipertemukan dengan ketua DPRD Denpasar Wayan Darsa serta sejumlah pimpinan Komisi DPRD Denpasar.

"Kami tetap akan memperjuangkan hak-hak karyawan jika anda di PHK, kami akan tetap pantau melalui Dinas Tenaga Kerja," kata Darsa.

(gds/trw)


Berita Terkait