Capres Wajib Memiliki Kecerdasan, Emosi, dan Keluarga yang Stabil

Capres Wajib Memiliki Kecerdasan, Emosi, dan Keluarga yang Stabil

Indra Subagja - detikNews
Selasa, 10 Apr 2012 12:08 WIB
Capres Wajib Memiliki Kecerdasan, Emosi, dan Keluarga yang Stabil
Jakarta - Usia capres menjadi bahan perdebatan. Menyusul pernyataan politisi senior PDIP Taufiq Kiemas yang menyebut Aburizal Bakrie dan Megawati yang ketuaan. Benarkah usia 60-an tahun tak pantas lagi nyapres?

Syarat yang utama untuk maju nyapres yakni kesehatan fisik dan jiwa. Nah, khusus untuk soal kesehatan jiwa, seorang capres harus memiliki kecerdasan otak, kecerdasan emosi, dan keluarga yang harmonis.

"Emosinya stabil bisa mengendalikan diri, IQ-nya cedas dan sudah matang, kemudian keluarganya juga stabil. Jadi tidak banyak masalah dalam rumah tangga. Penting tidak ada masalah dalam rumah tangga, agar presiden bisa khusus mengurus negara," jelas psikolog Dadang Hawari saat berbincang dengan detikcom, Selasa (10/4/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seorang capres, harus memiliki rekam jejak yang baik. Emosi yang stabil artinya bisa mengendalikan dirinya dan keluarganya untuk stop korupsi. Kecerdasan penting untuk menyelesaikan berbagai persoalan.

"Cerdas agar tidak mudah dibohongi, memegang teguh prinsip. Kemudian memiliki kreativitas tinggi sehingga bisa menghasilkan terobosan untuk rakyat," tuturnya.

Yang terpenting juga seorang capres memiliki keimanan yang kuat. Seorang capres yang religius kita harapkan tidak berbohong.

"Seorang presiden harus bisa membaktikan dirinya untuk rakyat," tegas Dadang.

(ndr/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini