Voting RUU Pemilu Diprediksi Alot Soal Sistem Pemilu

Voting RUU Pemilu Diprediksi Alot Soal Sistem Pemilu

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Selasa, 10 Apr 2012 11:04 WIB
Jakarta -

Fraksi-fraksi di DPR terus menggelar lobi menyangkut finalisasi UU Pemilu. Sistem pemilu mungkin akan jadi perdebatan paling sengit dalam voting UU Pemilu.

Rapat paripurna DPR menyangkut pengesahan UU Pemilu akan digelar Rabu (11/4) besok. Kemungkinan besar, rapat paripurna akan menempuh mekanisme voting.

Voting diprediksi akan alot soal sistem pemilu terbuka dan tertutup. Setidaknya PDIP, PKS, dan PKB tak bergeming dari pilihannya mengembalikan sistem pemilu tertutup.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kemungkinan sistem pemilu terbuka-tertutup dan teknik perhitungan suara menjadi kursi sulit ditemukan titik temu apakah sistem quota atau divisor webster. Karena ini menyangkut sikap masing-masing parpol. Kemungkinan akan voting," kata Wakil Ketua DPR, Pramono Anung, kepada detikcom, Selasa (10/4/2012).

Sementara itu dua pasal krusial lainnya salah satunya telah disepakati. Yakni soal jumlah kursi per dapil pada kisaran 3-10.

"Mengenai PT kemarin pada kisaran 3-4 persen. Kemungkinan bisa kompromi di angka 3,5 persen," katanya.

Mengenai mekanisme voting besar sekali voting akan dilakukan dengan sistem parsial. Karena Golkar dan PD yang memiliki suara terbanyak di DPR menghendaki model voting tersebut.

"Jadi kemarin dua fraksi yakni Golkar dan PD setuju dengan sistem parsial. Tapi besok akan kita putus dalam lobi sebelum rapat paripurna DPR," katanya.

(van/mok)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini