Pramono: Pemeliharaan Rp 101 M, Rumah Jabatan DPR Harus Dikembalikan!

Pramono: Pemeliharaan Rp 101 M, Rumah Jabatan DPR Harus Dikembalikan!

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Selasa, 10 Apr 2012 10:35 WIB
Jakarta - Biaya pemeliharaan Rumah Jabatan Anggota (RJA) DPR mencapai Rp 101 miliar pada tahun 2012. Wakil Ketua DPR Pramono Anung mendorong semua rumah jabatan anggota DPR dikembalikan ke negara.

"Saya termasuk yang setuju agar rumah jabatan anggota DPR dikembalikan ke negara," kata Pramono kepada detikcom, Selasa (10/4/2012).

Namun hingga saat ini, menurut Pramono, tak banyak anggota DPR yang menempati rumah jabatan ini. Rumah jabatan anggota DPR ada di beberapa titik di DKI Jakarta. Antara lain di Kalibata dan Ulujami.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tidak banyak yang menggunakan rumah jabatan. Saya termasuk yang tidak menggunakan rumah jabatan," katanya.

Namun masalahnya hingga kini belum ada mekanisme pengembalian rumah jabatan anggota DPR. "Masalahnya mekanismenya belum ada, kita sedang upayakan,"tandasnya.

Anggaran pemeliharaan Rumah Jabatan Anggota (RJA) DPR tahun 2012 naik signifikan. Untuk tahun 2012, dana dialokasikan sebesar Rp 101 miliar.

Anggaran tahun 2012 hampir naik dua kali lipat dari tahun sebelumnya. Anggaran perawatannya terbagi dalam dua alokasi yakni perawatan fisik sebesar Rp 98 miliar, dan perawatan ketertiban umum sebesar Rp 3,1 miliar.

"Alokasi pemeliharaan RJA sebesar Rp 101 miliar dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) setjen DPR tahun anggaran 2012, yang berlabel 'RAHASIA'. Banyak anggaran setjen ini sebagai anggaran pemborosan," kata Kordinator Investigasi dan Advokasi FITRA, Uchok Sky Khadafi, sebelumnya.

(van/gah)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini