Mendiknas Imbau Rektor PTN Tak Paksakan Kehendak
Selasa, 10 Agu 2004 10:21 WIB
Jakarta -
Mendiknas Malik Fajar meminta para rektor untuk memahami aspirasi mahasiswa yang keberatan dengan mahalnya uang kuliah di perguruan tinggi negeri (PTN).Dia meminta para rektor tidak memaksanakan kehendak khususnya para mahasiswa yang tidak mampu. "Itulah yang saya tegaskan. Jadi bisa dibicarakan. Jangan memalukan," kata Malik usai mendampingi Presiden Mega membuka Pekan Olahraga Nasional bagi siswa-siswi SD seluruh Indonesia di GOR Ragunan, Jaksel, Selasa (10/8/2004).Seperti diberitakan, dua kampus perguruan tinggi negeri pada Senin kemarin menggelar demonstrasi, menolak tingginya uang kuliah. Kedua PTN itu adalah Universitas Indonesia (UI) Depok dan Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo.Ribuan mahasiswa UI memblokir akses masuk ke kampusnya guna menentang pemberlakuan uang pangkal yang dinilai sangat memberatkan. Uang pangkal untuk mahasiswa baru itu nilainya Rp 5-25 juta. Sedangkan mahasiswa UNS demonstrasi menolak kenaikan SPP dan BPI."Persoalan pungutan, kita harapkan pimpinan universitas, kepala sekolah, dan komite sekolah, harus transparan. Kegunaanya untuk apa, rinciannya harus disampaikan. Dan itu harus sukarela. Yang tidak mampu, tidak perlu bayar karena lembaga pendidikan itu bukan bisnis," demikian Malik.
(nrl/)










































