Wakil Ketum Demokrat Max Sopacua mengatakan kewenangan mengumumkan nasib PKS berada di tangan Ketua Setgab Koalisi Susilo Bambang Yudhoyono. Namun SBY dimungkinkan memberi mandat kepada Aburizal Bakrie selaku Wakil Ketua Setgab.
"Kalau enggak ketua, ya wakil ketua. Makanya saya sarankan Golkar juga bersuara," kata Max di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (9/4/2012).
Menurutnya, pengumuman harus diambil alih Golkar untuk menghindari adanya opini perseteruan antara Demokrat dengan PKS pasca paripurna RUU APBN Perubahan 2012 terkait harga BBM bersubsidi.
"Harus dilihat substansinya, jangan dilihat SBY dengan Demokrat jadi harus kita harus bagi kapling. Justru saya minta dipahami agar masyarakat melihat bukan konflik PD dan PKS sehingga yang lain harus bicara. Ini persoalan kita (Setgab)," terangnya.
Soal mandat ini, Ical sudah memberi penjelasan. Dia menyebut kontrak koalisi merupakan kesepakatan antara parpol dengan Presiden SBY. "Karena itu yang bisa menjelaskan kontrak-kontrak parpol, yah adalah antara kedua pihak itu, yaitu PKS sendiri dan pemerintah," jelas Ical kemarin (8/4).
Tapi pernyataan ini mendapat sanggahan dari Max. Sebagai mitra koalisi, Golkar juga harus ikut bertanggung jawab dengan Setgab. "Koalisi kan mendukung pemerintah tapi bukan berarti pemerintah yang umumin. Koalisi itu ada gabungan anggota," tandasnya.
(fdn/nal)











































