Insiden lalu lintas yang melibatkan polantas terjadi pukul 10.00 WIB tadi. Kala itu, Bripka Hanung Ari Wibowo dan Briptu Abdul Rashid berdinas mengatur lalu lintas di lampu merah Kuningan, Jaksel, yang padat. Tiba-tiba dari kejauhan muncul sedan Honda City bernopol B 8784 NN berjalan zigzag.
Mencium bahaya, Rashid mencoba menguber mobil itu. Tapi pengemudi mobil enggan berhenti, bahkan menyerempet Rashid. Melihat itu, Hanung ganti mengejar sedan tersebut ke arah Jl Gatot Subroto.
Selama pengejaran, polisi menerapkan diskresi yaitu membuat lalu lintas menjadi padat sehingga Honda City yang berjalan zigzag itu tak bisa melaju kencang. Tak lama, Honda City berhasil didekati dan ditangkaplah pengemudinya yang bernama Sani.
"Begitu sampai di Artha Graha, dia ditangkap," kata Wadir Lantas Polda Metro AKBP Wahyono kepada wartawan, Senin (9/4/2012). Saat mengejar, kata Wahyono, Hanung terjatuh sehingga kaki kanannya retak. Sebelumnya, Wahyono menyebut Hanung terluka karena ditabrak mobil itu saat mengejar.
Saat diperiksa, di dalam mobil Sani terdapat sangkur 25 cm. Sani lantas digelandang ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK). "Kebetulan ada senjata tajam, makanya diserahkan ke SPK," katanya.
Sani mengantongi surat lengkap. "SIM ada," kata Wahyono. Hingga kini belum diketahui mengapa Sani berkendara ugal-ugalan. "Belum tahu alasannya," ujar Wahyono.
(/)











































