"Presiden berharap warga Aceh yang secara konstitusi punya hak politik agar ikut memilih kepala daerah," kata Jubir Kepresidenan, Julian Aldrin Pasha, di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (9/4/2012).
Mengingat situasi keamanan masa kampanye yang sempat memanas, besar harapan tidak terulang. Rangkaian tahap Pilkada Aceh harus berjalan tanpa masalah keamanan yang bisa mengganggu aspirasi warga untuk mendapatkan kepala daerah yang tepat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diberitakan sebelumnya, hari ini merupakan Hari-H Pilkada NAD. Tidak hanya memilih gubernur, tapi juga bupati dan wali kota.
Di dalam proses persiapan Pemilu Kada NAD, sempat dikacaukan kasus penembakan gelap. Bahkan KIP NAD terpaksa memperbaharui peraturan untuk mengakomodir kontestan dari partai lokal yang semula menolak berpartisipasi.
(lh/mad)











































