"Saya mau nggak komentar soal itu, sorry. Tanya saja ke presiden," kata Menko Kesra Agung Laksono di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (9/4/2012).
Sama seperti Ketua DPP Partai Golkar itu, inti jawaban dari Ketum DPP PAN Hatta Rajasa tak beda. Dia menilai wacana reshuffle KIB II bukan sesuatu yang kontruktif sebab pelaksaanya merupakan hak prerogatif Presiden SBY selaku kepala pemerintahan.
"Saya melihat kita kok terjebak pembicaraan yang tidak begitu konstruktif, menteri diganti sama itu dan ini. Saya lebih utamakan pemerintahan ini stabil, kuat dan berjalan baik ketimbang bicarakan hal-hal yang tidak konstruktif," ujarnya.
"Rakyat harus menjadi perhatian utama daripada sekedar ganti si itu, tending sana. Saya tidak mau masuk dalam pembicaraan seperti itu," tegas Menko Perekonomian ini.
(lh/gun)











































