Kapolri: Pengamanan Pilkada Aceh Fokus pada TPS & Kotak Suara

Kapolri: Pengamanan Pilkada Aceh Fokus pada TPS & Kotak Suara

- detikNews
Senin, 09 Apr 2012 11:24 WIB
Kapolri: Pengamanan Pilkada Aceh Fokus pada TPS & Kotak Suara
Jakarta - Kapolri Jenderal Timur Pradopo berharap pengamanan Pilkada Aceh berjalan dengan baik. Pengamanan diutamakan di tempat pemungutan suara (TPS) dan kotak suara.

"Utamanya, pengamanan pada kegiatan penghitungan suara, pengamanan kotak suara. Insya Allah ada kerjasama yang baik di seluruh wilayah Aceh," kata Kapolri.

Hal ini disampaikan Kapolri di sela-sela acara HUT TNI AU di Pangkalan Skuadron Udara II Halim Perdanakusumah, Jakarta, Senin (9/4/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menjelaskan, jajaran kepolisian dibantu TNI dalam mengamankan Pilkada Aceh. Bantuan dari TNI akan disesuaikan dengan kondisi.

"Insya Allah pengamanan berjalan dengan baik," ujar dia.

Pusat pengamanannya bagaimana? "Intinya pengamanan TPS pengamanan kotak suara. Saya kira itu yang menjadi titik perhatian. Untuk selanjutnya, setelah pemungutan suara," jawab Kapolri.

Pilkada Aceh digelar serentak pada 9 April 2012. Warga di 17 daerah memilih walikota-wakil walikota atau bupati-wakil bupati. Tiap daerah rata-rata mempunyai 5-13 pasang kandidat. Keselurahan kandidat di 17 daerah tersebut mencapai 137 pasang. Sebagian besar diantaranya berangkat dari jalur perseorangan.

Di tingkat gubernur, ada 5 pasang calon gubernur dan calon wakil gubernur yang bertarung.

Ke-5 pasang kandidat sesuai nomor urut adalah Tgk H Ahmad Tajuddin AB-H Teuku Suriansyah (perseorangan), Irwandi Yusuf-Muhyan Yunan (perseorangan), H Darni M Daud MA-Tgk Ahmad Fauzi (perseorangan), H Muhammad Nazar-Nova Iriansyah (Demokrat, PPP, Partai SIRA), dan H Zaini Abdullah-Muzakir Manaf (Partai Aceh). Sebanyak 9.786 Tempat Pemungutan Suara (TPS) digunakan dalam pilkada ini.

(/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini