"Utamanya, pengamanan pada kegiatan penghitungan suara, pengamanan kotak suara. Insya Allah ada kerjasama yang baik di seluruh wilayah Aceh," kata Kapolri.
Hal ini disampaikan Kapolri di sela-sela acara HUT TNI AU di Pangkalan Skuadron Udara II Halim Perdanakusumah, Jakarta, Senin (9/4/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Insya Allah pengamanan berjalan dengan baik," ujar dia.
Pusat pengamanannya bagaimana? "Intinya pengamanan TPS pengamanan kotak suara. Saya kira itu yang menjadi titik perhatian. Untuk selanjutnya, setelah pemungutan suara," jawab Kapolri.
Pilkada Aceh digelar serentak pada 9 April 2012. Warga di 17 daerah memilih walikota-wakil walikota atau bupati-wakil bupati. Tiap daerah rata-rata mempunyai 5-13 pasang kandidat. Keselurahan kandidat di 17 daerah tersebut mencapai 137 pasang. Sebagian besar diantaranya berangkat dari jalur perseorangan.
Di tingkat gubernur, ada 5 pasang calon gubernur dan calon wakil gubernur yang bertarung.
Ke-5 pasang kandidat sesuai nomor urut adalah Tgk H Ahmad Tajuddin AB-H Teuku Suriansyah (perseorangan), Irwandi Yusuf-Muhyan Yunan (perseorangan), H Darni M Daud MA-Tgk Ahmad Fauzi (perseorangan), H Muhammad Nazar-Nova Iriansyah (Demokrat, PPP, Partai SIRA), dan H Zaini Abdullah-Muzakir Manaf (Partai Aceh). Sebanyak 9.786 Tempat Pemungutan Suara (TPS) digunakan dalam pilkada ini.
(/)










































