"Seluruh dokter paling top di RS ini dikerahkan untuk mengecek kesehatan calon," ujar Ketua KPU DKI Jakarta Juri Ardiantoro kepada wartawan, di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Senin (9/4/2012).
Menurut Juri, ada 12 dokter spesialis yang memeriksa 6 pasang balongub DKI. Metode pemeriksaan sama dengan pemeriksaan calon presiden dan wakil presiden saat pemilu.
Juri menambahkan, balongub tidak membayar biaya pemeriksaan kesehatan menyeluruh ini. Sebab jika dibebankan pada calon, nanti ada persepsi yang berbeda terhadap calon.
Karena ada balongub yang sedang pemeriksaan kesehatan, maka seluruh fasilitas kesehatan menyeluruh di RS itu hari ini ditiadakan. "Jadi tidak memeriksa pasien lain," ucap Juri.
Pasangan Faisal-Biem melakukan pemeriksaan kesehatan pertama kali. Setengah jam kemudian pasangan Hendardji-Riza. Setengah jam kemudian pasangan Alex-Nono. Setelah itu pasangan Jokowi-Ahok, kemudian pasangan Foke-Nara. Sedangkan yang terakhir pasangan Hidayat Nur Wahid-Didik. Pemeriksaan pertama dimulai sekitar pukul 07.00 WIB.
Seperti diketahui, DKI Jakarta akan menggelar pemilihan kepala daerah pada 11 Juli mendatang. Sejumlah pasangan bakal calon sudah mendaftarkan diri ke KPU DKI, baik lewat partai politik maupun lewat jalur perseorangan. KPU DKI Jakarta baru akan mengumumkan pasangan calon independen dan partai politik atau gabungan partai politik yang memenuhi persyaratan pada tanggal 10-11 Mei. Lalu masa kampanye masing-masing calon secara resmi akan dilaksanakan pada 24 Juni-7 Juli 2012 mendatang.
(nwy/nrl)











































