"Itu urusan rumah tangga PKS dan Setgab, bukan ranah atau urusan PDIP. Tidak etis partai kami mencampurinya urusan rumah tangga orang lain, sebatas mencermati gelagat dan dinamikanya saya kira wajar sebagai partai politik," ujar Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo kepada detikcom, Minggu (8/4/2012).
Tjahjo mengatakan masing-masing partai mempunyai sikap dan kebijakan politik khususnya terhadap sesuatu masalah yang akan diambil keputusannya di DPR melalui fraksinya. Apabila tidak sesuai dengan prinsip sikap politik atau kebijakan partai sangat wajar kalau partai melakukan penolakan atau tidak sejalan antara keputusan yang akan diambil di DPR atau pemerintah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Tjahjo posisi PDIP jelas berada diluar koalisi parpol pendukung pemerintah dan tidak terikat. Maka menurut Tjahjo, tidak masalah bersama-sama memiliki sikap politik untuk menolak sebuah kebijakan jika dalam kasuistisnya memang sama.
"Tapi menurut PDIP sikap-sikap yang berbeda tidak harus diwujudkan dalam oposisi bersama yang terikat. Karena satu masalah kan bisa sama bisa berbeda melihatnya dalam satu keputusan politik, tergantung strategi dan sikap politik masing-masing partai politik," tutupnya.
(ega/ray)










































