Golkar Dinilai Terlalu Cepat Tetapkan Ical Sebagai Capres

Golkar Dinilai Terlalu Cepat Tetapkan Ical Sebagai Capres

Mega Putra Ratya - detikNews
Senin, 09 Apr 2012 02:10 WIB
Golkar Dinilai Terlalu Cepat Tetapkan Ical Sebagai Capres
Jakarta - Partai Golkar dinilai terlalu cepat menetapkan ketua umumnya Aburizal Bakrie atau Ical sebagai capres yang akan maju pada Pilpres 2014. Golkar dinilai kurang memperhitungkan kemampuan kader lainnya yang juga berpotensi untuk menang dalam Pilpres 2014 mendatang.

"Menurut saya, Ical lebih terobsesi menjadi capres Golkar, apalagi bersedia dan merestui percepatan forum rapat pimpinan nasional guna mmepercepat pengumuman pencalonan," kata pengamat politik UI Iberamsjah kepada detikcom, Minggu (8/4/2012).

Guru Besar Ilmu Politik UI ini mengatakan kapasitas dan kapabilitas Ical belum mencukupi untuk maju sebagai capres. Apalagi Ical akan dihadang oleh persoalan Lumpur Lapindo yang belum juga terselesaikan hingga kini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mestinya, ketua umum Golkar dan juga elite Golkar berpikir lebih jauh untuk menghadapi dan memenangkan pemilihan presiden dengan jalan membuka kandidat lain di dalam partai yang mempunyai keriteria sebagai calon pemimpin atau capres. Caranya, bisa dengan konvensi seperti menjelang pemilu presiden 2004," imbuhnya.

Iberamsjah menyebut sejumlah tokoh Golkar yang mempunyai kemampuan dan kemungkinan dapat bersaing dengan capres lain, seperti mantan Ketua umum Jusuf Kalla dan Akbar Tandjung, mantan Ketua DPR Agung Laksono yang kini Menko Kesra, juga ada nama mantan Menteri Kelautan Fadel Muhammad, dan mungkin kader muda berkualitas lainnya.

"Asal dibuka kesempatan, saya kira akan banyak kandidat yang mau bersaing secara internal," paparnya.

Seperti diberitakan beberapa hari lalu, Ketua umum Partai Golkar Aburizal Bakrie, kepada wartawan ketika menerima 38 ketua DPD II Partai Golkar se-Jawa Timur, di kediamannnya di Menteng, Jakarta, Senin, (2/4) menyatakan dirinya siap untuk dicalonkan. Begitu juga jika usulan mempercepat Rapimnas untuk penetapan capres Golkar dari jadwal Oktober 2012.

(ega/ray)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini