Maling Motor Dihajar Massa, 1 Orang Tewas & 1 Kritis

Maling Motor Dihajar Massa, 1 Orang Tewas & 1 Kritis

- detikNews
Minggu, 08 Apr 2012 10:58 WIB
Maling Motor Dihajar Massa, 1 Orang Tewas & 1 Kritis
Semarang - Maling motor membuat geregetan warga hingga tak segan menghajar pelaku. Seperti yang terjadi di Semarang sekitar pukul 03.00 WIB tadi. Salah seorang pemuda yang diduga maling motor meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan selama satu jam di RSUD Ketileng, Jalan Ketileng Raya. Sedangkan pelaku lainnya kritis.

Maling yang beraksi tersebut bernama Muhammad Iskakul (20) dan Sofyan Abrori (20), warga Kelurahan Banyumeneng, Kecamatan Mranggen, Demak. Mereka beraksi di dalam Pondok Az-Zuhri di Jalan Ketileng Raya, Semarang, Minggu (8/4/2012).

Awalnya mereka hendak mencuri sepeda motor Jupiter Z dengan menggunakan kunci T, namun gagal karena pada kendaraan tersebut terpasang kunci pengaman tambahan. Mereka pun berpindah ke motor Suzuki Nex bernopol H 3480 ACG milik penghuni pondok. Saat menyalakan mesin, Toyib (50), warga yang tinggal di samping lokasi, memergoki. Toyib langsung berteriak meminta bantuan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada suara berisik terus saya lihat ternyata ada yang mau curi motor. Saya langsung teriak maling... maling!" kata Toyib.

Salah satu penghuni pondok, Bambang (38), mengatakan saat dua pelaku tersebut tertangkap, dia langsung menghubungi polisi dan membawa keduanya ke depan pondok untuk diserahkan kepada polisi. Namun saat menunggu kedatangan polisi, warga sekitar yang sudah terlanjur emosi justru menghajar para pelaku. Pihak pondok tidak bisa meredam amarah warga, bahkan warga yang kebetulan melintas pun ikut menghakimi Iskakul dan Sofyan.

"Kami menggiring ke depan agar dibawa polisi, tapi justru warga dan beberapa orang yang melintas menghajar mereka. Kami sama sekali tidak ikut-ikutan," ujar Bambang.

Setengah jam setelah kejadian, polisi tiba di lokasi dan melarikan para pelaku yang sudah babak belur ke RSUD Ketileng. Namun setelah mendapat perawatan selama 1 jam nyawa Muhammad Iskakul tidak tertolong. Sedangkan Sofyan saat ini dalam keadaan kritis dan masih menjalani perawatan. Sementara itu mayat Iskakul kini dibawa ke RS Karyadi untuk diotopsi.

(nrl/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads