Selidiki Bocak Pembacok Polantas, Polisi Kedepankan Langkah Persuasif

Selidiki Bocak Pembacok Polantas, Polisi Kedepankan Langkah Persuasif

Andri Haryanto - detikNews
Sabtu, 07 Apr 2012 23:13 WIB
Jakarta - Polres Jakarta Barat telah mengantungi nama pelajar yang diduga melakukan pembacokan terhadap anggota Polisi Lalu Lintas di lampu merah Cengkareng, Jl Daan Mogot, Sabtu siang tadi. Karena pelaku masih di bawah umur, polisi kedepankan pendekatan persuasif untuk menangkap pelaku.

"Kita kedepankan pola pendekatan persuasif, seperti berkomunikasi dengan orang tuanya agar mau menyerahkan anaknya yang diduga melukai petugas," jelas Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat, AKBP Abdul Karim, saat dihubungi detikcom, Sabtu (7/4/2012)

Namun demikian, pihaknya tetap menerapkan pasal pidana kepada pelaku guna mempertanggung jawabkan tindak kekerasan yang dilakukannya terhadap anggota kepolisian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dia dijerat pasal 351 (tentang penganiayaan) dan ancaman 5 tahun penjara," ujar Karim.

Disinggung kondisi Bripka Parngadi yang menjadi korban kekerasan saat melerai tawuran tersebut, Karim menyatakan anggota Polantas tersebut perlahan sudah mulai membaik.

"Kondisinya sudah mulai pulih. Dia mendapatkan 10 jahitan di lengannya dan tadi sudah bertugas kembali," tutur Karim.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (5/4) pukul 14.30 WIB. Parngadi tengah mengatur lalu lintas di lampu merah Cengkareng, Jl Daan Mogot. Saat, itu pecah tawuran antara 2 kelompok pelajar SMP.

Parngadi pun langsung bergerak, dia tidak diam saja melihat tawuran di depan matanya. Parngadi menangkap dan mengamankan seorang pelajar dengan barang bukti senjata tajam.

Namun, apa yang terjadi mengejutkan. Pelajar SMP rekan pelaku melakukan perlawanan. Dia ingin membebaskan temannya yang ditangkap Parngadi.

Parngadi sempat mengamankan tas milik pelaku. Bukti petunjuk awal diperoleh dari dalam tas yakni kertas ulangan atas nama seorang pelajar berinisial V di sebuah sekolah di kawasan Cengkareng.

(ahy/gah)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini