"Yang disebut melakukan pelanggaran itu kaya apa, pelanggaran berat atau ringan, sanksi berat atau ringan, pelanggaran berat atau ringan," kata Wasekjen Partai Golkar, Happy Bone Zulkarnaen.
Happy mengatakan hal itu dalam diskusi di Warung Daun, Jl Cikini Raya, Jakarta Pusat yang diadakan oleh Sindo Radio, Sabtu (7/4/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kondisi ini sendiri, sambung Happy, bisa menjadi kritikan bagi koalisi yang tergabung dalam setgab. Ia berharap ke depannya, ada penegasan kontrak yang tertuang di dalam aturan koalisi.
PKS sendiri, lanjut Happy, seharusnya mengerti dengan konsekuensi yang bakal diterima terkait keputusannya menolak kenaikan harga BBM. PKS jangan justru terkesan main di dua kaki.
"PKS bilang kaya gitu, dia juga harus siap," tandasnya.
(mok/gah)










































