Hal itu disampaikan Sekretaris BPBD Situbondo Yahya Maziun, Jumat (6/4/2012) malam. Lebih jauh Yahya mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan BMKG Tretes untuk mengetahui pusat getaran yang dirasakan warga Situbondo, sekitar pukul 17:25:44 WIB tadi sore.
"Terkait adanya gempa itu, kita sudah menerima laporan dari Bapak Djati Cipto Kuncoro, selaku Kepala Kelompok Data dan Analisa BMKB Tretes," kata Yahya Maziun kepada detiksurabaya.com.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Intensitasnya III-IV MMI atau ringan," papar Yahya.
Menurut Yahya, gempa yang terjadi tadi sore di Situbondo tidak sampai menimbulkan kerusakan. Sebab, kemungkinan kerusakan baru timbul pada gempa dengan kekuatan 6 SR. Bahkan, kekuatan gempa 6 SR juga bisa menimbulkan tsunami jika terjadi patahan vertikal.
"Untuk gempa susulan kemungkinan besar tidak ada," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, ketenangan warga Situbondo mendadak berubah panik setelah mendengar suara gemuruh dan terjadi getaran. Getaran berlangsung sekitar 2 detik itu terjadi sore tadi, membuat warga sekitar berhamburan keluar rumah.
Warga juga sempat ketakutan setelah melihat benda-benda ikut tergerak. Seperti kopi dalam gelas yang terjatuh, hingga genting rumah warga yang berjatuhan. Tak hanya di perkampungan, di kawasan Kota Situbondo maupun Kecamatan Panji, di pusat perbelanjaan Karunia Darma Sentosa (KDS) Jalan A Yani Situbondo, juga membuat pengunjung berlarian keluar gedung.
(fjp/trq)











































