"Karena asyik mendengarkan lagu di hand phone menggunakan headset di telingganya, saat menyeberang di lintasan 7, arah Jatinegara ke Tanah Abang, ada lokomotif yang hendak mengambil rangkaian gerbong dan tak terdengar oleh Dwi. Akhirnya terjadilah kecelakaan, tubuh Dwi terbagi dua dan meninggal seketika," jelas Kasi Humas Polsek Tebet Aiptu Broto Suwarno dalam keterangannya, Jumat (6/4/2012).
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Pihak kepolisian pun segera melakukan pengamanan dan olah TKP. Ipda Mudiran, petugas yang berada di lokasi kemudian membawa korban ke RSCM untuk divisum.
"Sebelum kecelakaan terjadi, Tomi 35 Satpam PT KAI yang berada tak jauh dari korban menyeberang sudah berteriak-teriak dan meniup peluit agar tidak menyebrang karena korban telinga memakai headset hand phone maka tidak mendengar ada lokomotif melintas akhirnya terjadilah kecelakaan itu," jelas Broto.
Korban sudah diambil keluarga di RSCM dan dibawa ke rumah duka. Korban dimakamkan di pemakaman Menteng Pulo.
(rvk/ndr)











































