Ini Alasan Ajudan Wamen Denny Tendang Sipir LP Pekanbaru

Ini Alasan Ajudan Wamen Denny Tendang Sipir LP Pekanbaru

Indra Subagja - detikNews
Jumat, 06 Apr 2012 14:31 WIB
Ini Alasan Ajudan Wamen Denny Tendang Sipir LP Pekanbaru
Jakarta -

Ajudan Wamen Denny Indrayana, Kusno mengakui bahwa dirinya melakukan kekerasan pada Darso Sihombing, sipir LP Pekanbaru, Riau. Namun Kusno menyebut tindakannya dilakukan atas dasar alasan kuat. Kusno ingin melindungi Denny. Wah!

"Saya tidak ingin kejadian di LP Cipinang terulang, saat itu ada sipir yang hendak menusuk Pak Denny dengan pisau," jelas Kusno saat berbincang dengan detikcom, Jumat (6/4/2012).

Pada Senin (2/4) dini hari, Kusno seperti biasanya ikut dengan Denny kalau ada sidak ke LP. Saat tiba di LP, setelah melompat pagar, Denny sempat mengetuk pintu LP. Namun, yang terjadi sang sipir setelah mengintip dari balik lubang, bukan membuka pintu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu ada menunggu sekitar 5-6 menit. Saya sudah sering ikut sidak di LP yang lain, kalau disebut Pak Denny langsung buka pintu. Yang di Pekanbaru ini tidak," jelas Kusno.

Begitu pintu dibuka, Denny langsung memarahi sipir Darso, karena keterlambatannya membuka pintu. Penggerebekan narkoba terkait dengan barang bukti, kalau terlambat saja atau bocor, barang bukti bisa hilang.

"Saat itu saya melihat wajahnya sipir kurang berkenan karena dimarahi. Saya takut kejadian di Cipinang terulang, saya tendang. Dalam pengawalan, kalau orang itu memukul duluan, maka kita sudah gagal. Saat itu saya mengambil kesimpulan sehingga saya ambil tindakan," jelas Kusno.

Bukan hanya pada Darso saja, Kusno juga melakukannya pada seorang sipir yang lain. "Saya hanya berupaya menjaga saja. Tugas saya sebagai pengawal," jelas Darso yang aksinya dihentikan Denny.

Kusno pun siap mempertanggungjawabkan tindakannya. Bila Komnas HAM akan memanggilnya dan meminta keterangan dia akan datang dan menceritakan latar belakang tindakannya.

"Saya siap memberikan keterangan, semua demi kebaikan," tutur Kusno.

(ndr/rmd)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini