Salah seorang jemaat, David (16) pun tampak larut dalam perayaan itu. Berperan sebagai prajurit Romawi, David menggiring dan menyiksa sosok Yesus. Dia mengaku dirinya justru merasa lebih merasakan kasih dan pengorbanan dari perannya itu.
"Tadi saya perannya nyiksa-nyiksa. Nah dari situ saya justru merasa betapa besar pengorbanan Yesus untuk manusia," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lalu kami para prajurit menggiring lagi ke Pilatus yang mempunyai hak menghukum Yesus," terang David.
Sebelum ditampilkannya dalam acara paskah hari ini, semua pemain telah berlatih hampir setiap hari, bahkan salah satu pemain yang berperan sebagai Yesus harus puasa untuk lebih menghayati perannya.
"Kalau saya, biar bisa menghayati pas lagi menyiksa, saya membayangkan hal yang menjengkelkan," kata Mahendra (19) yang juga berperan sebagai prajurit Romawi.
"Makna dari teatrikal ini adalah betapa besarnya pengorbanan Yesus untuk menghapus dosa umat manusia," imbuhnya.
Sementara itu Pendeta Surya Samudra Giamsjah mengatakan tema kali ini adalah GKI Taman Majapahit kali ini back to cross. Meski pelaksanaan Jalan Salib tahun ini lebih sederhana karena hanya dilaksanakan di lingkup gereja, pihaknya berharap hal tersebut tetap menjadi pengharapan kepada Tuhan.
"Tahun ini GKI back to cross, jemaat diajak menengok kembali pada salib tuhan Yesus. Dimana tuhan sudah menyerahkan tubuh dan darahnya untuk menghapus dosa manusia dan mengenal itu sebagai karya kasih Allah melalui penderitaan," katanya di GKI Taman Majapahit, di jalan Taman Majapahit, Semarang, Jumat (6/4/2012).
(alg/ndr)











































