Studi Banding DPR ke Luar Negeri Cuma Akal-akalan Buat Pelesir

Studi Banding DPR ke Luar Negeri Cuma Akal-akalan Buat Pelesir

Indra Subagja - detikNews
Kamis, 05 Apr 2012 14:38 WIB
Studi Banding DPR ke Luar Negeri Cuma Akal-akalan Buat Pelesir
Jakarta - Lagi-lagi soal studi banding DPR ke luar negeri kembali menjadi sorotan. Seolah kritik publik selama ini mentah begitu saja. Rombongan DPR tetap saja terbang ke berbagai negara. Ada apa?

"Prinsipnya studi banding bukan metode strategis yang bisa dipakai DPR dalam memperkuat fungsi-fungsi parlemen, ini tidak lebih dari akal-akalan DPR untuk kepentingan mereka sendiri," jelas peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW), Abdullah Dahlan, saat dikonfirmasi, Kamis (5/4/2012).

Abdullah melihat, studi banding ini merupakan program pemborosan yang pastinya belum tentu memberikan kontribusi atas fungsi-fungsi legislasi maupun pengawasan DPR.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jika memenag butuh informasi ke negara lain, bisa dilakukan tanpa harus DPR yang pergi, kerjasama diplomatik atau menggunakan atase-atase kita di luar negeri sangat mungkin dilakukan.
Atau harus memfungsikan staf-staf ahli yang ada," jelasnya.

Dalam studi banding yang masih terus dilakukan, terlihat bahwa DPR belum berubah cara dan metode kerja dalam menjalankan fungsi-fungsi parlemen.

"Prinsipnya studi banding bukan metode strategis," tuturn Abdullah.

(ndr/)


Berita Terkait