"Kalau sistem terbuka itu memberi ruang pada para petualang politik. Mereka yang hanya mengandalkan pada modal, pada uang, dan sebenarnya ini oligarki," terang Arif kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Kamis (5/4/2012).
Menurut Arif, sistem pemilihan terbuka hanya akan menguntungkan orang-orang kaya dan terkenal. Hal tersebut bisa dilihat dari komposisi anggota dewan saat ini yang terdiri dari para artis dan kerabat para elit. Mereka, menurut Arif, merupakan produk sistem pemilihan terbuka pada pemilu 2009.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh karena itu, Arif dan juga PDIP menginginkan sistem pemilihan tertutup. Menurutnya, dengan sistem pemilihan tertutup, partai politik akan lebih mengedepankan kadernya yang memiliki kualitas.
"Sistem tertutup akan mebuat parpol akan memperkuat kelembagaannya," tandasnya.
(tor/mok)











































