Sistem Pemilu Terbuka Untungkan Orang Kaya dan Artis

Sistem Pemilu Terbuka Untungkan Orang Kaya dan Artis

Ahmad Toriq - detikNews
Kamis, 05 Apr 2012 11:50 WIB
Jakarta - Sistem pemilihan masih menjadi isu sentral dalam pembahasan RUU Pemilu. Ketua Pansus Pemilu, Arif Wibowo, menilai sistem pemilihan terbuka hanya akan menguntungkan orang-orang berduit dan kalangan populis.

"Kalau sistem terbuka itu memberi ruang pada para petualang politik. Mereka yang hanya mengandalkan pada modal, pada uang, dan sebenarnya ini oligarki," terang Arif kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Kamis (5/4/2012).

Menurut Arif, sistem pemilihan terbuka hanya akan menguntungkan orang-orang kaya dan terkenal. Hal tersebut bisa dilihat dari komposisi anggota dewan saat ini yang terdiri dari para artis dan kerabat para elit. Mereka, menurut Arif, merupakan produk sistem pemilihan terbuka pada pemilu 2009.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau kita telusuri mereka (yang terpilih) itu populer. Biasanya para artis. Selanjutnya adalah kerabat para elit yang punya kekuasaan dan modal," papar anggota Fraksi PDIP tersebut.

Oleh karena itu, Arif dan juga PDIP menginginkan sistem pemilihan tertutup. Menurutnya, dengan sistem pemilihan tertutup, partai politik akan lebih mengedepankan kadernya yang memiliki kualitas.

"Sistem tertutup akan mebuat parpol akan memperkuat kelembagaannya," tandasnya.

(tor/mok)


Berita Terkait