Ruflan (49), warga Kelurahan Tavanjuka, Palu Selatan, Sulawesi Tengah, korban bentrokan antarwarga, Rabu (4/4/2012) akhirnya meninggal dunia di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Undata Palu. Korban terkena tembakan senjata api rakitan di atas pusar. Korban meninggal dunia sekitar pukul 15.00 WITA.
Sempat terjadi kericuhan ketika keluarga korban mengamuk karena lambannya pelayanan RSUD Undata Palu.
"Kami dari tadi menunggu tapi banyak urusan administrasi lagi yang harus diselesaikan. Kami di sini lebih dari satu jam menunggu jenazah saudara kami bisa keluar karena harus meminta keterangan dari Kelurahan dan sebagainya," kata Rosmaniar, keluarga korban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, pengamanan makin diperketat untuk mengantisipasi kondisi terburuk. Sebab beredar kabar bila keluarga korban tidak terima dengan kematian Ruflan.
(van/van)











































