Menkum HAM: Tidak Ada 30 Ribu Sipir Niat Memberontak

Menkum HAM: Tidak Ada 30 Ribu Sipir Niat Memberontak

Rivki - detikNews
Rabu, 04 Apr 2012 17:35 WIB
Menkum HAM: Tidak Ada 30 Ribu Sipir Niat Memberontak
Jakarta - Menkum HAM Amir Syamsuddin membantah adanya gerakan 30 ribu sipir akan melakukan perlawanan terhadap Wamenkum HAM Denny Indrayana. Ia memastikan anak buahnya itu hanya ingin keadilan.

"Sama sekali tidak ada 30 ribu petugas itu melakukan pembangkangan. Mereka petugas yang tahu posisi dan tahu diri dan tidak ada niatan untuk memberontak," kata Amir.

Hal ini disampaikan Amir usai jumpa pers di kantor Kemenkum HAM, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (4/4/2012). Ia didampingi Dirjen Pemasyarakatan Sihabudin dan Inspektorat Jenderal Kemenkum HAM Sam L Tobing.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut dia, para sipir tersebut hanya ingin diperlakukan dengan adil dan manusiawi.

"Menurut saya itu sangat wajar. Tetapi harapan mereka kan hancur karena opini yang berkembang di masyarakat kalau para petugas Lapas itu bekerja tidak benar dan opini ini sangat kejam," ujar dia.

Namun demikian, Amir tidak akan menyangkal ada tindakan pengendalian narkoba dari penjara.

"Itu memang ada dan sudah pernah terbukti, salah satunya mantan Kalapas Nusakambangan yang sekarang menjadi narapidana. Tetapi, tidak serta merta kejadian satu dua orang ini mencerminkan dari keseluruhan petugas Lapas. Artinya, tidak semuanya terlibat," papar Amir.

Pada Senin (2/4) dinihari Wamen Denny Indrayana dan BNN menggerebek LP Pekanbaru, Riau. Di LP itu 3 napi bandar narkoba dan 1 sipir ditangkap. Namun muncul persoalan ketika Kalapas LP Pekanbaru merasa Denny berbuat tidak sesuai prosedur. Denny dituding Kalapas melakukan penamparan. Denny sudah membantah.

Namun, Dirjen PAS Shihabudin tidak mau menerima bantahan Denny. Dia bahkan mengatakan, 30 ribu sipir kini bergerak melakukan perlawanan pada Denny. Mereka siap menunjukkan solidaritas pada rekan mereka yang dikabarkan ditampar Denny.

(aan/nrl)


Berita Terkait