Bila akhirnya PKS tak lagi di Koalisi, ada kemungkinan tiga kursi menteri bakal kosong. Partai Golkar sejauh ini tidak mau ikut-ikutan mengincar 'lowongan' baru yang mungkin segera dibuka itu.
Setidaknya demikian pengakuan Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Agung Laksono. Dia dicegat wartawan di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (4/4/2012).
"Saya nggak mau begitu, kurang elok juga karena ada kesan seolah mau ngambil kursi orang. Biarlah, kita tunggu perkembangannya," ujar Agung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita nggak ngurusin partai lain, nggak etis. Itu urusan langsung antara presiden dengan partai masing-masing," tegas Agung.
Mantan Ketua DPR juga bantah isu dukungan Fraksi Golkar terhadap kenaikan BBM 'dibarter' dengan penambahan alokasi kompensasi kasus Lapindo. Menurutnya bila ada kecurigaan demikian tentunya tidak akan lolos dari partai lain dalam proses pembahasan APBNP 2012.
"Tidak akan semudah itu tentu," ujar Agung.
(lh/mad)











































