Polda Metro Jaya menegaskan bahwa Briptu Eka Nurcholis tidak menyusupi demo BBM di Jalan Diponegoro, Jakpus, Kamis lalu. Saat kejadian, Briptu Nurcholis ada di dalam mobil Resmob yang dibakar massa dan tasnya dicuri.
"Menurut keterangan Ratna Sarumpaet tentang adanya polisi yang menyusup pada saat ribut dan pembakaran Mobil Resmob di depan YLBHI pada tanggal 29 Maret 2012, yang menyebutkan bahwa anggota Resmob (BKO Brimob) atas nama Briptu Eka Nurcholis adalah tidak benar," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto melalui pesan singkat kepada detikcom, Rabu (4/4/2012).
Rikwanto menjelaskan, saat kericuhan di depan YLBHI, Nurcholis baru saja tiba dari Batam dengan menggunakan pesawat Lion JT 377. Setibanya di Jakarta, Nurcholis mendapat tugas dari Kasat Resmob Polda Metro Jaya, AKBP Herry Heryawan untuk ikut mengamankan aksi demo anarki di depan YLBHI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nurcholis kemudian naik ke mobil Resmob Polda Metro Jaya bersama Herry dan satu anggota lainnya. Setelah berada di lokasi, mobil Resmob dihadang massa pendemo sehingga seluruh penumpang keluar untuk melarikan diri.
"Tasnya Nurcholis tertinggal di dalam mobil Resmob dan diduga dicuri oleh massa sebelum akhirnya mobil tersebut dibakar," ujarnya. Setelah kejadian, Nurcholis melaporkan kehilangan tasnya itu ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polda Metro Jaya.
Berikut rincian daftar barang-barang yang ada di dalam tas milik Nurcholis:
- 1 buku nikah atas nama Eka Nurcholis dengan Deviana Agustin.
- 2 pasang borgol stainless.
- fotokopi KTP dan KTA atas nama Briptu Eka Nurcholis ,NRP.84101759.
- 1 buah kemeja lengan pendek.
- 1 buah celana panjang jeans warna hitam.
- Beberapa lembar foto berpakaian dinas dan pakaian 'preman'.
- 1 buah headset warna putih.
- 1 buah charger.
- buah pin Reskrimum PMJ.
- 1 set kunci rumah.
- Beberapa lembar slip gaji.
- Surat Perintah Tugas (Springas) bulanan dari Kasubdit Resmob/Tahbang AKBP Herry Heryawan.
Sebelumnya, Ratna Sarumpaet mengadakan jumpa pers di kantor Komnas HAM, Selasa kemarin. Dalam jumpa pers itu, Ratna menuding polisi menyusupi aksi demo BBM di depan YLBHI hanya lantaran tas milik Nurcholis ditemukan kemudian di kantor YLBHI.
(mei/mad)











































