Ancaman diterima telepon customer service dan diangkat oleh keryawan bernama Hernawati (33). Menurut keterangannya, penelpon adalah laki-laki dan mengancam akan meledakkan bom pukul 15.00 WIB.
"Yang nelepon suaranya laki-laki dan mengancam akan meledakkan bom di lantai 2 dan bengkel," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tadi langsung disuruh ke luar semua, terus satpam nyuruh yang bisa bawa mobil buat ngeluarin mobil," aku seorang karyawan bernama Achmad.
Meski diancam bom akan meledak pukul 15.00 WIB, namun hingga kini tidak ada tanda-tanda benda mencurigakan yang diduga bom. Saat ini pihak gegana sedang melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian. Sedangkan seluruh karyawan dievakuasi ke luar Dealer.
(alg/mad)











































