Antisipasi Penyakit Menular, Produk Pangan Malaysia Dibakar

Antisipasi Penyakit Menular, Produk Pangan Malaysia Dibakar

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Rabu, 04 Apr 2012 12:18 WIB
Antisipasi Penyakit Menular, Produk Pangan Malaysia Dibakar
Semarang - Untuk mengantisipasi kemungkinan adanya penyakit menular, sebanyak 20,66 kg produk pangan Malaysia dan Singapura dimusnahkan. Produk-produk itu tidak disertai sertifikat kesehatan.

Pemusnahan dengan cara dibakar dilakukan di Instalasi Balai Karantina Pertanian (BKP) Kelas I Semarang, Jalan Karangroto, Rabu (4/4/2012). Hal tersebut dilakukan sebagai upaya melindungi konsumen dari penyakit hewan menular dan penyakit hewan zoonosis.

Kewaspadaan terhadap penyakit hewan menular dan zoonosis diperketat sejak dibukanya rute penerbangan Semarang - Singapura dan Semarang - Malaysia melalui Bandara Ahmad Yani Semarang yang merupakan wilayah kerja BKP kelas I Semarang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Produk-produk ini adalah akumulasi selama 2 bulan sejak dibukanya penerbangan langsung Semarang - Malaysia," kata Kepala Pengawasan dan Penindakan BKP Kelas I Semarang, Suwardi, di kantornya.

Produk-produk yang dimusnahkan adalah sosis, bakso, jeroan sapi, dan daging babi. Tindakan pemusnahan barang dari Malaysia tersebut terkait dengan belum dinyatakannya Malaysia sebagai negara bebas Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) oleh WHO.

"AI (Avian Influenza) di Indonesia dan AI di Malaysia berbeda, takutnya ada wabah baru dari produk-produk tersebut," terang Suwardi.

"Kebanyakan produk dibawa masuk oleh TKI," imbuhnya.

Pemusnahan dilakukan dengan menyiapkan lubang dengan panjang, lebar, dan tinggi sekitar 1,5 meter lalu produk Malaysia dan Singapura tersebut dibakar dengan menggunakan media kayu dan minyak tanah. Usai dibakar, lubang ditutup dengan kapur dan tanah agar tidak mudah dibongkar.

(alg/trw)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini