PKB Jatim Cenderung Netral pada Pilpres Putaran II
Senin, 09 Agu 2004 17:37 WIB
Surabaya - PKB Jawa Timur akan memutuskan sikapnya dalam pemilu presiden putaran kedua dalam musyawarah pimpinan wilayah (muspimwil). Namun kecenderungannya PKB Jatim akan bersikap netral dan tidak mendukung salah satu pasangan.Pernyataan ini disampaikan Wakil Ketua DPW PKB Jatim Fathorrasjid menanggapi ditolaknya gugatan sengketa hasil pemilu yang diajukan Wiranto-Wahid ke Mahkamah Konstitusi, sehingga yang maju ke putaran kedua tetap SBY-Kalla dan Mega-Hasyim."Tapi itu belum keputusan formal. Itu hanya kecenderungan yang berkembang. Pastinya akan ditentukan dalam muspimwil nanti," kata Fathorrasjid ketika dihubungi detikcom melalui telepon, Senin (9/8/2004).Dijelaskan Fathorasjid, muspimwil akan digelar i Graha Astra Nawa, Jl. Kayung Sari Timur, Surabaya, pada 12 Agustus mendatang dan diikuti 38 DPC Kabupaten dan Kota.Sementara untuk konstituen, menurut Fathorrasjid, diberi kebebasan. "Memang ada beberapa wacana yang muncul. Ada yang memilih untuk tidak pilih, atau memilih salah satu pasangan yang lolos ke putaran kedua."Kenapa netral? Menurut Fathorrasjid, PKB ingin menjaga hubungan baik dengan NU. Ia juga mengklaim para kiai di Jatim, terutama yang mempunyai basis NU, kecenderungannya ke Asal Bukan Mega.Pada putaran kedua, menurut Fathorrasjid, peranan kiai sangat penting. "Saya kira para kiai sebagian besar menginginkan perubahan," demikian Fathorrasjid.
(gtp/)











































