Masih Terus Diperiksa KPK, Anggota DPRD Riau Sarapan Bubur

Masih Terus Diperiksa KPK, Anggota DPRD Riau Sarapan Bubur

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Rabu, 04 Apr 2012 07:30 WIB
Pekanbaru - Sudah 12 jam, enam anggota DPRD yang ditangkap KPK, masih terus diperiksa di ruangan Reskrimsus Polda Riau. Mereka pun diberi sarapan bubur yang dibeli oleh seorang polisi.

Hingga pukul 07.00 WIB, Rabu (4/4/2012), enam anggota DPRD Riau, belum juga ada yang keluar ruangan. Memang, salah seorang dari anggota Dewan itu, yang sebelumnya berjumlah tujuh, subuh tadi diperbolehkan pulang oleh penyidik KPK.

Wartawan yang masih terus menunggu di Polda Riau pun tidak mendapatkan keterangan apapun terkait jalannya pemeriksaan. Tidak ada satu pun dari penyidik KPK yang mau keluar ruangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sekitar pukul 06.00 WIB, tiba-tiba seorang polisi datang sambil membawa bungkusan yang cukup besar. Dia mengaku sedang membawa bubur ayam.

"Ini bubur ayam," ujar polisi tersebut.

Diperkirakan bubur itu akan diberikan kepada anggota Dewan. Ada sekitar 12 bungkus bubur ayam yang dibawa oleh polisi tersebut.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan menangkap sejumlah anggota DPRD Riau. Tercatat ada 7 anggota DPRD Riau, 2 staf dinas pemuda dan olahraga dan 4 orang swasta. Penangkapan itu diduga terkait Perda No 6 soal pembangunan Lapangan Tembak untuk PON September mendatang.

Tujuh anggota DPRD itu disebut-sebut berasal dari Komisi D. Di dalam komisi ini, ada anggota Dewan dari Fraksi Demokrat, Golkar, PPP, PKS, dan PAN.

Berdasarkan sumber yang lain, disebutkan penyidik menyita sekitar Rp 800 juta rupiah dari proses tangkap tangan ini. "Ada sekitar Rp 800 juta," bisik salah seorang penegak hukum.

(mok/mok)


Berita Terkait