Jasadnya ditemukan seorang ibu di dalam gudang kursi di samping rumahnya saat akan mengumumkan ibadah jemaat gereja setempat. Rumah korban sendiri dijadikan tempat memanggil jemaat beribadah melalui pengeras suara (Toa).
"Ada suara handphone berbunyi terus dari dalam gudang, saya cek ke dalam. Aduh Tuhan, Frani sudah tergantung di langit-langit gudang," terang Aljte Lumintang (49), kepada detikcom, Selasa (3/4/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sampai akhirnya ditemukan dengan kondisi tergantung dengan seutas tambang berwarna hijau, dengan lidah terjulur keluar dan tubuh membiru. Sedangkan istri korban, Berliani Heyne Mangaribet (29) langsung pingsan, tak kuasa melihat jasad suaminya yang terbujur kaku.
Kapolsek Mapanget, Iptu Luther Tadung, saat dikonfirmasi mengaku belum mengetahui pasti penyebab korban mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Pihaknya juga telah menerima permintaan keluarga untuk tidak dioutopsi.
"Sementara murni gantung diri karena tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan," ujarnya.
(mok/mok)











































