Weleh! 30 Ribu Sipir Penjara Bergerak 'Lawan' Wamen Denny

Weleh! 30 Ribu Sipir Penjara Bergerak 'Lawan' Wamen Denny

Prins David Saut - detikNews
Selasa, 03 Apr 2012 22:10 WIB
Weleh! 30 Ribu Sipir Penjara Bergerak Lawan Wamen Denny
Jakarta -

Isu penamparan yang dilakukan Wamen Denny Indrayana rupanya berbuntut panjang. 30 Ribu sipir kini bergerak melakukan perlawanan pada Denny. Mereka siap menunjukkan solidaritas pada rekan mereka yang dikabarkan ditampar Denny.

"Sebagai institusi, itu kan satu bentuk protes keprihatinan bahwa memang itu terjadi. Saya katakan 30.000 lebih pegawai merasakan sakit juga," kata Dirjen Pemasyarakatan Sihabudin dalam jumpa pers di kantornya, Jl Veteran, Jakarta, Selasa (3/4/2012).

Sihabudin menjamin gerakan para sipir ini solid 'melawan' Denny. "Karena solidaritas kami cukup kuat, karena kami juga sadar kami bekerja ini luar biasa," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sihabudin memberi contoh soal kerja anak buahnya yang tidak main-main. Perbandingan jumlah sipir dan narapidana sangat tidak sebanding.

"Kalau Anda tahu perbandingan orang yang menjaga dan dijaga, itu sebetulnya hanya karunia Allah," jelasnya.

Tuntutan dari sipir di daerah pun kompak. Mereka ingin menunjukan solidaritas yang cukup solid. "Agar kami juga pihak Ditjen Pas telah melakukan langkah-langkah apa yang konkrit. Tentunya juga akan kami lakukan. Besok kami akan bertemu pak menteri menyampaikan hal-hal yang kami keluhkan," tuturnya.

Pada Senin (2/4) dini hari. Wamen Denny Indrayana dan BNN menggerebek LP Pekanbaru, Riau. Di LP itu 3 napi bandar narkoba dan 1 sipir ditangkap. Namun muncul persoalan ketika Kalapas LP Pekanbaru merasa Denny berbuat tidak sesuai prosedur. Denny dituding Kalapas melakukan penamparan. Denny sudah membantah.

"Tidak benar, berita yang mengatakan, saya memukuli menampar, petugas Lapas Pekanbaru. Apa iya tampang saya ini tampang suka nampar," tutur Denny kepada wartawan di kantornya.

(vid/ndr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini