Sekretaris Kabinet (Seskab) Dipo Alam, malah memiminta PKS untuk besar hati mundur dari koalisi, daripada dikeluarkan dari koalisi.
"Jadi kalau ada banyak pertanyaan ya, dan bahkan mereka juga berkeinginan, ada baiknya mereka tidak di koalisi. Sebenarnya kalau baik mereka mengundurkan diri, lebih terhormat daripada dikeluarkan," kata Dipo kepada wartawan di Hotel Rafles Le Royale, Phnom Penh, Kamboja, Selasa (3/4/2012).
Dipo juga membantah tidak adanya keberanian dari pemerintah untuk mengeluarkan PKS dari Koalisi. Menurutnya, SBY mempunyai langkah-langkah yang prosedural untuk melakukan tindakannya seperti soal kontrak koalisi dan pendapat dari anggota koalisi yang lain.
"Mesti begitu kan? Nah kalau semuanya ketok palu, ya Pak ini sudah ngga bisa diterima, ya akan dilakukan tindakan," jelas Seskab.
Namun, sebelum SBY mendepak PKS keluar dari koalisi, alangkah lebih jika PKS sendiri yang mengundurkan diri. Saat ditanya wartawan apakah Presiden SBY kecewa dengan sikap PKS, mantan aktivis mahasiswa di era Orde Baru itu menyatakan, bukan presiden saja, tapi semua partai koalisi semuanya kecewa.
(/)











































