Bandar Narkoba di Penjara Sumber Uang Bagi Sipir Nakal

Bandar Narkoba di Penjara Sumber Uang Bagi Sipir Nakal

Indra Subagja - detikNews
Selasa, 03 Apr 2012 17:55 WIB
Bandar Narkoba di Penjara Sumber Uang Bagi Sipir Nakal
Jakarta -

Lagi-lagi Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek Lapas yang terbukti terdapat bandar narkoba. LP Pekanbaru kini menjadi sasaran. Dan di sana BNN mendapatkan 3 napi yang terbukti menjadi bandar. Kali ini seorang sipir ikut ditahan.

"Lagi-lagi saya kecewa dengan situasi Lapas," kata Guru Besar Kriminologi UI, Adrianus Meliala, saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (3/4/2012).

Adrianus mengaku dirinya pernah memberi pembekalan kepada Kalapas dan Karutan di seluruh Indonesia. Dalam pembekalan itu, Adrianus mewanti-wanti para petugas Lapas bahwa tanggung jawab mereka begitu besar dalam mencegah peredaran narkoba di tahanan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau ada narkoba di tempat Anda, apa salah napi? Atau salah pengunjung? Itu salah petugas," sambung Adrianus.

Adrianus menduga selama ini ada oknum-oknum sipir yang dengan sengaja memelihara para bandar narkoba. Persoalannya kembali kepada soal fulus.

"Jadi sekarang, bagi kalangan petugas Lapas di Rutan, pecandu kaya dan bandar narkoba itu menjadi sumber uang, misal buat THR, uang bepergian. Ini bukan hanya petugas tetapi juga bagi sesama napi. Ini menjadi simbiosis mutualisma," terangnya.

Jadi, adanya narkoba di Lapas itu kembali kepada petugas yang berjaga di sana. Apakah mereka ada keinginan untuk memberantas narkoba atau tidak.

"Saya katakan kepada mereka para petugas Lapas, kalau dalam Rutan ada narkoba itu ya salah mereka. Untuk mencegah narkoba, Anda harus berbuat sekeras-keras, kan aneh narkoba bisa keluar masuk penjara dengan mudah," tutur Adrianus.

(ndr/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini